Rabu, 06 Mei 2020

Surga Tidak Untuk Orang yang Pelit




Surga hanya untuk orang dermawan yang punya akhlak baik. Sebaliknya, surga tidak untuk orang yang pelit. 

Pada ngaji pasan Kitab Mala Ainun Roat pertemuan keenam semalam (5/5), sebelum melanjutkan ke bab Darojatan Wamarotibun (درجات ومراتب)---- , Kiai Tsalis masih membahas lanjutan bab di pertemuan sebelumnya.

Di dalam pembahasan bab sebelumnya, setelah meminta Jibril melihat surga dan meminta komentar tentangnya, Allah juga meminta Jibril untuk melihat dan menyatakan komentar tentang neraka.

Saat ditanya, Jibril pun berkata: tak seorangpun yang telah mendengar dan melihat (neraka), kecuali bakal tak ingin memasukinya.

Allah lalu mengelilingi neraka dengan perkara-perkara yang menyenangkan. Perkara penuh syahwat yang menggoda. Dan kembali meminta Jibril untuk melihat dan berkomentar.

Setelah melihat lagi kondisi neraka, Jibril kembali dan berkata: Ya Allah, demi kemuliaanmu. Aku takut tak ada manusia yang tersisa, kecuali semua masuk neraka.

Begitulah. Neraka, meski hakikatnya amat menyengsarakan, tapi di kanan kirinya dipenuhi syahwat yang melenakan lagi menyenangkan. Sebaliknya, surga yang hakikatnya sangat nikmat, kanan dan kirinya dipenuhi perkara yang tidak enak.

** **

Kiai Tsalis melanjutkan bab berikutnya. Yakni Darojatan Wamarotibun (درجات ومراتب)---- derajat dan kelas-kelas di surga. Kiai menjelaskan, semua orang (islam) masuk surga karena rahmat Allah. Tapi derajat dan tingkatannya tergantung amal.

Kalau masuk surga, semua orang Islam akan masuk. ( Ini sesuai hadis من قال لا إله إلا الله داخل لجنة.) Tapi derajat kenikmatan hanya bisa didapat orang-orang mukmin yang punya banyak amal. Orang-orang pilihan. Orang-orang yang beruntung.

Kiai Tsalis mengatakan, orang beruntung adalah seorang mukmin. Dan  orang mukmin adalah orang yang Allah ridho pada perbuatan orang tersebut, sementara orang tersebut juga ridho pada kehendak Allah.

Karena itu, kata Kiai Tsalis, dalam maqam penghambaan, maqam ridho adalah maqam tertinggi. Urutanya; Islam, mukmin, Ihsan dan ridho. Orang-orang yang berada dalam maqam ridho, tak ingin mendapatkan apa-apa kecuali ridho dari Allah SWT.

Dalam kitab Mala Ainun Roat dijelaskan, Allah meminta surga berbicara. Surga pun mengatakan, "sungguh, hanya orang-orang yang beruntung (yang bisa merasakan surga).

Allah pun menjawab: "Tak akan bersanding dengan kemuliaanku (surga), orang-orang yang pelit." Maksudnya, orang pelit tak akan berada di surga. "Surga hanya untuk orang yang dermawan dan berakhlak."

Ya, surga hanya untuk orang dermawan yang berakhlak baik. Sebaliknya, surga tidak diperuntukkan orang yang pelit.