Sabtu, 02 Mei 2020

Saat Kanjeng Nabi Berbicara dengan Seekor Lebah


Lebah memang hewan yang filosofis sejak dalam tubuhnya. Ia hanya mengambil sesuatu yang baik untuk kemudian mengeluarkan sesuatu yang baik pula.

Syahdan, Kanjeng Nabi sedang duduk di sebuah kebun bersama Ali bin Abi Thalib. Di atas kepala beliau berdua, terdapat lebah yang berisik mengeluarkan suara khas nging nging.

Mendengar itu, Kanjeng Nabi pun tersenyum dan bertanya pada Ali, "wahai, Ali, tahukah kamu apa yang dikatakan lebah ini?" Ali menggeleng sambil menunggu penjelasan lanjutan dari Kanjeng Nabi.

"Sang lebah berkata padaku," kata Kanjeng Nabi, "wahai Rosul, aku sisipkan sedikit madu untukmu. Aku ingin hari ini engkau jadi tamuku. Perintahkan Ali untuk mengambil madu itu di tempatnya,"

Kanjeng Nabi pun meminta Ali mengambil madu itu di tempat yang dimaksud lebah. Sebab lebah ingin mereka menjadi tamunya hari ini.

"Kau menghinggapi banyak bunga, tapi kenapa madu yang kau hasilkan begitu manis dan berkhasiat?" Tanya Kanjeng Nabi pada lebah.

"Ya, Rosulallah, setiap kami mendekati bunga, Allah mengilhamkan kami untuk bersholawat kepadamu. Dan karena sholawat itu, terjadilah apa yang terjadi pada madu yang kami keluarkan." Jawab lebah.

Jika hewan saja bisa mendapat keajaiban akibat bershalawat pada Kanjeng Nabi, sudah sepantasnya kita yang umat Muhammad, bisa mendapat keajaiban dengan memperbanyak bacaan sholawat.